Rss

15 September 2014

Kakhaber Kaladze

Kakhaber "Kakha" Kaladze, lahir 27 Februari 1978 adalah politikus dan mantan pemain sepak bola Georgia. Ia bermain untuk tim nasional Georgia dari tahun 1996 sampai 2011. Dia terpilih sebagai pemain terbaik Georgia pada tahun 2001 sampai 2003, 2006 dan 2011 dan dianggap sebagai salah satu pemain Georgia yang paling penting.

Kaladze memulai karier sepak bolanya pada tahun 1993 di klub Liga Umaglesi, Dinamo Tbilisi dan membuat 82 penampilan selama lima tahun. Pada tahun 1998, ia pindah ke klub Ukraina, Dynamo Kyiv dan membuat 71 penampilan sampai tahun 2001, ia kemudian direkrut oleh klub Serie A Italia, AC Milan. Sampai saat ini dia telah memenangkan satu gelar Serie A, tiga gelar Liga Utama Ukraina dan lima gelar Liga Umaglesi. Dengan Milan ia memenangkan Liga Champions Eropa dua kali, Piala Super UEFA sekali dan Piala Dunia Antarklub sekali. Setelah menjadi kapten bagi negaranya 50 kali dalam 84 penampilan, Kaladze mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional Georgia pada tanggal 11 Desember 2011.

Lahir di Samtredia, sebuah kota di Provinsi Imereti, Kaladze berasal dari keluarga sepak bola seperti ayahnya yang bermain untuk Lokomotiv Samtredia dan juga presiden tim untuk beberapa waktu. Di luar sepak bola ia memiliki sebuah perusahaan bernama Kala Capital dan sebuah organisasi bernama Kala Foundation serta menjadi duta SOS Anak Desa. Dia telah menikah dan memiliki satu anak.

Kaladze terlibat dalam politik Georgia sebagai anggota oposisi dari partai Impian Georgia-Demokratik Georgia, sebuah partai yang didirikan oleh Bidzina Ivanishvili pada Februari 2012 Dia terpilih menjadi anggota Parlemen Georgia pada 1 Oktober 2012, dan disetujui sebagai Menteri Energi dalam kabinet Bidzina Ivanishvili pada tanggal 25 Oktober 2012.

Carles Puyol

Carles Puyol i Saforcada ,lahir di La Pobla de Segur, Lleida, 13 April 1978 adalah pemain belakang tim nasional sepak bola Spanyol yang bertinggi badan 178 cm.Carles Puyol bermain di FC Barcelona dan mengemban tugas sebagai kapten FC Barcelona.

Carles Puyol mulai bermain sepak bola untuk klub kota kelahirannya Catalonia sebagai seorang penjaga gawang. Namun, setelah mengalami cedera dengan bahunya, ia beralih menjadi seorang striker. Dia mengatakan bahwa di masa mudanya orang tuanya pesimis ia akan menjadi seoeang pemain sepakbola handal dan lebih mendorongnya untuk sekolah dan belajar.

Pada tahun 1995, ia bergabung dengan FC Barcelona Junior di La Masia dan beralih posisi lagi, untuk bermain sebagai gelandang bertahan, dua tahun kemudian, ia mulai bermain untuk tim B klub itu, menempati posisi bek kanan.

Ia menjabat sebagai kapten tim paling lama untuk kubnya Barcelona setelah mengambil alih dari Luis Enrique pada bulan Agustus 2004, ia bermain di lebih dari 500 pertandingan resmi untuk tim dan memenangkan 18 pertandingan utama, terutama 5 La Liga dan 3 Liga UEFA Champions.

Puyol memenangkan trofi pertamanya untuk Spanyol pada 15 November 2000 melawan Belanda, Ia bermain untuk negaranya pada Olimpiade 2000, Piala Dunia 2002, UEFA Euro 2004, Piala Dunia 2006, Euro 2008, Piala Konfederasi FIFA 2009 dan Piala Dunia 2010.

Rio Ferdinand

Rio Ferdinand ,lahir di Peckham, London, Inggris, 7 November 1978 adalah seorang pemain sepak bola Inggris. Seorang bek tengah, dia saat ini bermain di Queens Park Rangers. Ia bermain 81 kali untuk tim nasional sepak bola Inggris antara tahun 1997 dan 2011, dan telah menjadi anggota dari tiga edisi Piala Dunia FIFA.[4] Ferdinand memulai karier sepak bola dengan bermain untuk banyak tim muda yang akhirnya menetap di West Ham United di mana ia berkembang melalui barisan pemuda dan membuat debut profesional Premier League pada tahun 1996. 

Ia menjadi favorit para fans, memenangkan 'Hammer of the Year' untuk musim berikutnya. Dia mendapatkan caps internasional senior pertamanya dalam pertandingan melawan Kamerun pada tahun 1997, menetapkan rekor sebagai bek termuda yang bermain untuk Inggris pada saat itu. Prestasinya dan potensi sepakbola menarik Leeds United dan dia pindah ke klub untuk biaya yang memecahkan rekor sebesar £ 18 juta. Ia menghabiskan dua musim di klub, menjadi kapten tim pada tahun 2001. Dia bergabung dengan Manchester United pada bulan Juli 2002 untuk biaya sekitar £ 30 juta, yang memecahkan rekor biaya transfer sekali lagi. 
  
Ia memenangkan Liga Premier, prestasi pertama untuk klub dalam kesuksesan musim pertamanya di klub. Pada bulan September 2003, ia gagal melewati tes doping dan dilarang berkompetisi selama delapan bulan dari Januari sampai September 2004, menyebabkan dia kehilangan setengah musim di Premier League, kemenangan Piala FA Manchester United, dan kompetisi internasional Euro 2004. Setelah kembali, ia membuktikan dirinya di tim utama Manchester United dan menerima pujian untuk penampilannya, meraih Team PFA of the Year empat kali dalam lima tahun. Kesuksesan lebih untuk klub diikuti dengan kemenangan Premier League di musim 2006-07 serta Premier League dan Liga Champions dua tahun berikutnya. Ferdinand memiliki tiga anak, Lorenz, Tate dan Tia, bersama istrinya Rebecca Ellison. Ia dilahirkan dalam sebuah keluarga sepak bola: saudaranya Anton Ferdinand juga sebagai bek tengah untuk Antalyaspor dan mantan striker internasional Inggris Les Ferdinand adalah sepupunya, juga gelandang Amerika Peterborough Kane Ferdinand. Di luar lapangan ia terlibat dengan badan amal remaja, film, musik, dan televisi termasuk seri lelucon Rio's World Cup Wind-Ups.

Rio Ferdinand pernah bermain untuk West Ham United, Bournemouth (pinjaman), dan Leeds United, sebelum saat ini bermain untuk Manchester United, Rio Ferdinand resmi meninggalkan Manchester United setelah kontraknya habis pada Mei 2014.

Rio Ferdinand telah bermain 93 kali untuk berbagai tingkatan usia dalam tim nasional Inggris, dan telah mencetak 3 gol. Ia turut bermain untuk Inggris dalam tiga edisi Piala Dunia FIFA, yaitu: 1998, 2002, dan 2006.

Frank Lampard

Frank James Lampard, lahir di Romford, London, Inggris, 20 Juni 1978 adalah seorang pemain sepak bola profesional asal Inggris yang bermain sebagai gelandang untuk New York City di Major League Soccer dan Tim nasional Inggris.

Lampard sebelumnya pernah bermain untuk West Ham United dan Swansea City. Lampard adalah gelandang serang yang dikenal karena keterampilan mencetak gol dengan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti. Bersama Chelsea, ia telah memenangkan tiga gelar Liga Utama Inggris (musim 2004-05, 2005-06 dan 2009-10), empat gelar Piala FA (tahun 2007, 2009, 2010 dan 2012), dua gelar Piala Liga Inggris (2005 dan 2007), dua gelar Community Shield (tahun 2005 dan 2009) dan 1 gelar Liga Champions UEFA (tahun 2012). Sebagai pemain senior dalam Timnas Inggris, Lampard dikenal sebagai salah satu generasi pemain sepak bola terbaik di Inggris. Lampard adalah putra dari Frank Lampard, Sr., mantan pemain sepak bola Inggris yang pernah memenangkan dua gelar Piala FA saat bermain untuk West Ham United. Silsilah keluarganya juga tersambung dengan keluarga pemain sepak bola terkenal lainnya, yaitu keluarga Redknapp.

Pada November 2005, ia menjadi pemenang kedua dalam ajang penghargaan Ballon d'Or tahun 2005 setelah gelandang asal Brazil, Ronaldinho. Sebulan kemudian ia kembali menduduki peringkat kedua, sekali lagi di bawah Ronaldinho, dalam ajang penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA tahun 2005. Ia juga berhasil meraih penghargaan Pemain sepak bola FWA 2005.

Lampard memulai karier di West Ham United, tempat di mana ayahnya bekerja sebagai asisten pelatih. Pada bulan Juli 1994, ia bergabung dengan tim yunior West Ham. Ia menandatangani kontrak profesional pertamanya pada 1 Juli 1995.

Pada bulan Oktober 1995, Lampard bergabung ke Swansea City sebagai pemain pinjaman. Ia membuat debut liga pada 7 Oktober 1995, saat kemenangan 2-0 atas Bradford City. Ia mencatat sembilan kali penampilan liga dengan satu gol untuk Swansea City sebelum kembali ke West Ham pada bulan Januari 1996.

Debut Lampard bersama West Ham United terjadi pada tanggal 31 Januari 1996 saat bertanding melawan Coventry City. Setahun kemudian, ia mengalami cedera patah tulang kaki kanan dalam saat melawan Aston Villa pada 15 Maret 1997 yang membuatnya harus beristirahat beberapa lama.

Gol pertama Lampard untuk West Ham United terjadi pada musim 1997-98 saat pertandingan tandang melawan Barnsley. Lampard berhasil menembus skuat utama West Ham United musim 1997-98. Satu musim kemudian, ia bermain sepanjang musim 1998-99 hingga West Ham United bercokol di peringkat lima klasemen akhir.

Lampard bergabung dengan Chelsea dengan nilai transfer £11 juta, pada tanggal 15 Mei 2001. Penampilan Lampard di Stamford Bridge cenderung lambat, tetapi seringkali mengejutkan. Saat menjalani musim ketiganya bersama Chelsea, bersamaan dengan kedatangan Roman Abramovich, ia berhasil menjadikan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik di Eropa.

Debut Lampard membela Chelsea adalah pada pertandingan pra-musim melawan Leyton Orient pada tanggal 26 Juli 2001 dan mencetak gol pertamanya pada pertandingan pra-musim lain melawan Northampton Town, yang berhasil dimenangkan oleh Chelsea dengan skor telak 7-1, pada tanggal 1 Agustus 2001. Debutnya dalam Liga Primer Inggris adalah pada tanggal 19 Agustus 2001 saat Chelsea ditahan imbang Newcastle United 1-1. Pada musim pertamanya bergabung bersama Chelsea, ia hanya sekali tidak ikut bertanding dan berhasil mencetak tujuh gol di semua kompetisi.

Pada musim 2002-2003 bersama Chelsea, Lampard bermain penuh di semua pertandingan. Ia mencetak delapan gol di setiap kompetisi hingga Chelsea berhasil menduduki posisi keempat dalam Liga Primer Inggris. Lampard pun akhirnya mempunyai kesempatan untuk bermain dalam Liga Champions UEFA untuk pertama kali dalam sejarah kariernya.

Lampard mengawali musim 2003-2004 dengan mengesankan, ia terpilih menjadi Pemain Barclays Bulan Ini pada bulan September 2003 dan Pemain Pilihan Penggemar PFA sebulan kemudian. Chelsea berhasil mencapai semifinal Liga Champions UEFA sebelum akhirnya dikalahkan oleh AS Monaco, di mana Lampard mencetak empat gol dalam empat belas pertandingan. Chelsea juga berhasil menduduki peringkat kedua pada Liga Primer Inggris di bawah Arsenal musim itu, prestasi terbaik sejak 1955.

Musim 2004-2005 merupakan musim tersukses dalam sejarah Chelsea, dan Lampard ikut andil di dalamnya. Ia bermain di seluruh pertandingan dalam Liga Primer Inggris dan berhasil mencetak 13 gol (dari 19 gol yang berhasil dicetaknya selama musim itu). Ia bermain luar biasa sebagai seorang gelandang dengan membantu Chelsea meraih juara Liga Primer Inggris kembali setelah puasa selama setengah abad dengan selisih 12 poin dari peringkat kedua. Adapun empat gol yang lain berhasil ia cetak dalam Liga Champions UEFA, sisanya ia cetak dalam Piala Liga. Ia mengakhiri musim itu dengan gemilang, yaitu dengan memenangkan penghargaan Pemain sepak bola FWA 2005.

Lampard bermain lebih baik dengan berhasil mencetak 16 gol dalam Liga Primer Inggris musim 2005-2006, 2 gol dalam lima pertandingan Liga Champions UEFA, dan 2 yang lain dalam pertandingan perebutan piala domestik. Total ia berhasil mencetak 20 gol di musim itu. Prestasinya semakin lama semakin mengesankan, dan pada bulan Oktober 2005 setelah melakoni sebuah pertandingan dalam Liga Primer Inggris melawan Blackburn Rovers di Stamford Bridge, manajer José Mourinho memberinya penghargaan sebagai “pemain terbaik di dunia”.

Pada bulan September 2005, Lampard terpilih menjadi anggota FIFPro World XI. Tim tersebut dipilih menurut jajak pendapat dari para pemain sepak bola profesional di 40 negara. Pada musim dingin 2005, ia terpilih sebagai pemenang kedua dalam dua penghargaan, keduanya di bawah Ronaldinho, masing-masing dalam ajang penghargaan Pemain sepak bola Eropa Tahun Ini dan dalam ajang penghargaan Pemain Dunia FIFA Tahun 2005.

Lampard telah mencetak 89 gol untuk Chelsea hingga 31 Maret 2007, membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak di klubnya dan termasuk dalam 10 besar secara keseluruhan. Ia juga menjadi gelandang yang paling produktif dalam mencetak gol sepanjang sejarah Chelsea setelah berhasil melampaui rekor yang pernah dibuat oleh Dennis Wise, yaitu 76 gol, pada tanggal 17 Desember 2006. Ia mencetak hat-trick pertamanya untuk Chelsea dalam tiga besar Piala FA melawan Macclesfield Town pada tanggal 6 Januari 2007.

Pada sebuah wawancara yang dilakukan setelah berhasil meraih Piala FA, Lampard mengatakan bahwa ia tidak akan 'selamanya bertahan' di Chelsea. Sejak saat itulah, ia mulai dirumorkan akan bergabung dengan Juventus, tempat pelatih lamanya, Claudio Ranieri. Ia juga dirumorkan telah dibeli oleh Real Madrid senilai 25 juta Poundsterling. Rumor-rumor tersebut semakin kuat saat agen Lampard menyatakan bahwa Lampard belum menandatangani nota perpanjangan kontrak dengan Chelsea.

Lampard berhasil mencetak empat gol dalam pertandingan-pertandingan awal Liga Primer Inggris musim ini. Hal itu membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak untuk sementara dalam turnamen ini. Pengabdiannya pada timnas Inggris ia wujudkan dengan mencetak gol pada pertandingan melawan Jerman di Stadion Wembley awal Agustus 2007.

Lampard berhasil meraih gelar Liga Champions pertamanya bersama Chelsea setelah menang adu penalti melawan Bayern Munchen di Allianz Arena.
Pemain Chelsea merayakan kemenangan mereka di UEFA Champions League.

Lampard meraih gelar individual sebagai top skorer chelsea sepanjang masa setelah berhasil melewati rekor Bobby Tambling dengan 202 gol. Lampard berhasil memecahkan rekor Tambling setelah memberikan dua gol kemenangan bagi chelsea saat melawan Aston Villa.

Pada masa awal kariernya, Lampard telah diawasi oleh Peter Taylor, pelatih Timnas Inggris U-21 kala itu, dan pada akhirnya menunjuknya sebagai bagian dari tim. Debut U-21 Lampard adalah pada tanggal 13 November 1997, pada pertandingan melawan Yunani. Ia menjadi kapten Timnas Inggris U-21 pada Europe Champions U-21 tahun 2000. Penampilan terakhirnya membela timnas U-21 adalah pada bulan Juni 2000 pada sebuah pertandingan tandang melawan Slovakia. Lampard mencetak sembilan gol selama bergabung dengan tim U-21 yang hanya diungguli oleh Alan Shearer dan Francis Jeffers (keduanya mencetak 13 gol).

Penampilan pertama Lampard membela tim senior Inggris adalah pada tanggal 10 Oktober 1999 saat melawan Belgia di Sunderland dalam sebuah pertandingan persahabatan. Ia bermain selama 76 menit dalam pertandingan yang dimenangkan Inggris dengan skor 2-1 tersebut. Ia kemudian digantikan oleh rekan setimnya, Dennis Wise. Sayangnya, ia tidak terpilih dalam daftar skuat 23 pemain yang membela Inggris dalam ajang Euro 2000, tidak juga dalam babak final Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Lampard mencetak gol pertamanya untuk Timnas Inggris pada tanggal 20 Agustus 2003 dalam sebuah pertandingan persahabatan melawan Kroasia yang dimenangkan Inggris dengan skor 3-1.

Ia dimasukkan dalam skuat yang diterjunkan dalam Euro 2004 di Portugal. Inggris berhasil mencapai perempat final, juga berkat usaha yang dilakukan Lampard. Ia mencetak tiga gol dalam empat pertandingan. Dengan pensiunnya Paul Scholes dari dunia persepak bolaan internasional, Lampard akhirnya dimasukkan ke dalam skuat bentukan Sven-Göran Eriksson, mencetak lima gol saat membela Inggris dalam babak penyisihan Piala Dunia 2006, dan memakai kaus bernomor 8 yang sebelumnya dikenakan oleh Scholes.

Pada Piala Dunia 2006, permainan Lampard dianggap kurang memuaskan sehingga banyak menuai kritikan dari kalangan media Inggris. Ia menembakkan 24 tendangan ke gawang dalam turnamen itu, 10 diantaranya melenceng, dan tidak ada satu pun yang berhasil menjebol gawang. Pelatih Timnas Inggris, Sven-Göran Eriksson, membelanya dengan mengatakan,”Dia bekerja tanpa kenal lelah untuk kemenangan kita. Tendangannya lebih akurat dari pemain mana pun di kompetisi ini, tentunya itu luar biasa bagi kami. Saya tidak mau mengkritiknya, apa pun masalahnya.”

Lampard bermain penuh dalam lima pertandingan membela Inggris pada Piala Dunia 2006. Ia adalah salah satu dari tiga pemain Inggris selain Steven Gerrard dan Jamie Carragher (keduanya dari Liverpool FC), yang tendangan penalti mereka berhasil ditepis oleh penjaga gawang Portugal, Ricardo Pereira, saat adu penalti melawan Portugal dalam perempat final Piala Dunia tanggal 1 Juli 2006.

Pada 12 November 2011, Lampard tampil sebagai kapten Inggris saat menghadapi Spanyol di laga persahabatan di Stadion Wembley. Ia mencetak satu-satunya gol kemenangan untuk Inggris pada pertandingan tersebut.

Lampard berasal dari keluarga pemain sepak bola legendaris. Ayahnya, Frank Lampard, Sr. adalah mantan pemain West Ham United dan pamannya yang bernama Harry Redknapp juga salah satu mantan pemain West Ham United. Redknapp sekarang menjadi manajer Queens Park Rangers di Liga Championship Inggris.

Sepupu Lampard, Jamie Redknapp pernah bermain membela Southampton, Tottenham Hotspur, Liverpool, dan AFC Bournemouth sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2005 karena sering mengalami cedera.

Lampard jatuh cinta kepada seorang model Spanyol bernama Elen Rives yang telah memberinya seorang bayi perempuan bernama Luna Coco Patricia Lampard yang lahir pada tanggal 22 Agustus 2005. Ia juga mempelajari bahasa Spanyol, yang menyebabkan timbulnya desas-desus bahwa ia akan pindah ke La Liga hingga ia membantahnya dan mengemukakan alasan bahwa itu dilakukannya hanya untuk kepentingan keluarga karena istrinya adalah orang Spanyol. Selain itu, ia juga ingin putrinya kelak dapat menguasai dua bahasa.

Pada bulan Juli 2006, koran The Sun menerbitkan cukilan buku otobiografinya yang berjudul Totally Frank secara berseri. Buku itu mengupas rahasia hidup pribadi dan reaksinya saat penampilannya dalam ajang Piala Dunia 2006 banyak dikritik oleh media.

Lampard mempunyai dua mobil, yaitu Aston Martin DB9 dan Ferrari 612 Scaglietti. Ia juga mempunyai dua anjing, keduanya berjenis mastiff Perancis, bernama Daphne dan Rocco.

Juan Roman Riquelme

Juan Román Riquelme ,lahir di San Fernando, Provinsi Buenos Aires, Argentina, 24 Juni 1978 adalah gelandang Argentina, yang kini bermain di Boca Juniors.


12 September 2014

Gennaro Gattuso

Gennaro Ivan Gattuso ,lahir di Corigliano Calabro, Italia, 9 Januari 1978 adalah seorang pemain sepak bola Italia. Ia berposisi sebagai gelandang. Saat ini Gattuso bermain untuk klub Swiss Sion. Ia akrab dipanggil Rino (Badak) dikarenakan kekuatan fisik yang dimilikinya.

Ia mengawali karier profesionalnya di Perugia, namun pindah ke Rangers di Skotlandia pada tahun 1997 Di sana, ia disenangi para pendukung Rangers karena teknik bermainnya yang sangat agresif. Gattuso menyebut pelatih Rangers saat itu, Walter Smith memberi pengaruh yang kuat baginya dan menganggapnya seperti 'ayah kedua'. Musim 98/99 Smith digantikan Dick Advocaat, dan Gattuso dijual ke Salernitana. Sepuluh bulan di Salernitana, Gattuso kemudian pindah ke AC Milan.

Sejak pindah ke Milan yang merupakan tim yang lebih mengutamakan operan bola, kemampuan Gattuso telah meningkat. Tahun 2000 ia dipanggil ke tim nasional sepak bola Italia. Sejak saat itu, ia telah memperkuat Italia lebih dari 40 kali, termasuk di Olimpiade Sydney 2000, Piala Dunia 2002 dan 2006, serta Piala Eropa 2004.

Gattuso dikenal sebagai pekerja keras di tengah lapangan dan seorang gelandang bertahan dengan kemampuan menjegal yang baik. Ia dan Andrea Pirlo merupakan dua pemain kunci Italia saat meraih gelar juar Piala Dunia FIFA 2006 dan Milan saat meraih berbagai gelar domestik dan eropa.

Ricardo Carvalho

Ricardo Alberto Silveira Carvalho ,lahir di Amarante, Portugal, 18 Mei 1978 adalah pemain sepak bola asal Portugal yang bermain sebagai bek tengah untuk Monaco di Ligue 1 dan tim nasional Portugal.

Carvalho memulai karier sepak bolanya di klub lokal Amarante Futebol Clube. Sebelum bermain untuk Real Madrid, ia pernah bermain untuk Porto, Leça F.C., Vitória de Setúbal, F.C. Alverca, dan Chelsea. Namanya mulai dikenal sejak membela Porto. Bersama Porto, Carvalho berhasil meraih gelar juara Super Liga Portugal, Taça de Portugal, Supertaça Cândido de Oliveira, Piala UEFA, dan Liga Champions UEFA. Kemudian ia bergabung ke klub Liga Primer Inggris Chelsea pada Juli 2004. Selama enam musim di klub London tersebut, Carvalho mencatatkan 200 kali penampilan di semua kompetisi dan berhasil meraih gelar juara Liga Primer Inggris, Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Community Shield. Ia kemudian hijrah ke Madrid dan begabung dengan Real Madrid pada bulan Agustus 2010 Bersama Real Madrid, Carvalho berhasil meraih gelar juara Copa del Rey. Ia juga pernah terpilih sebagai bek terbaik Liga Champions UEFA musim 2003-04.

Carvalho memperkuat timnas Portugal sejak bulan Oktober 2003. Ia termasuk dalam skuat Portugal pada Euro 2004, Piala Dunia FIFA 2006, Euro 2008, dan Piala Dunia FIFA 2010. Carvalho memutuskan pensiun dari timnas pada bulan Agustus 2011. Ia telah mencatatkan 75 kali penampilan dan 4 gol bagi timnas Portugal.




Richard Kingson

Richard Paul Franck Kingson ,lahir di Accra, Ghana, 13 Juni 1978, juga terkenal sebagai Faruk Gürsoy, adalah seorang pemain sepak bola Ghana yang bermain di posisi penjaga gawang. Dia terakhir kali membela Blackpool F.C. 

Dia juga tergabung dalam Ghana.

Gianluigi Buffon

Gianluigi "Gigi" Buffon ,lahir di Carrara, 28 Januari 1978 merupakan seorang pemain sepak bola profesional dari Italia. Ia saat ini bergabung di klub asal Turin, Juventus FC. Buffon juga merupakan kiper utama di tim nasional sepak bola Italia. Ia dibeli Juventus dari Parma pada tahun 2001. Prestasi terbaiknya adalah saat mengantar Italia menjuarai Piala Dunia 2006. Sampai saat ini, Buffon kerap disebut sebagai salah satu kiper terbaik di dunia.Penghargaan yang ia dapatkan salah satunya adalah gelar Kiper Terbaik Serie A yang berhasil ia raih sebanyak delapan kali.

Terlahir dari keluarga berlatar belakang olahraga dengan ibu Maria Stella sebagai atlet lempar cakram dan ayahnya Adriano Buffon sebagai atlet angkat besi, Buffon merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Dua adik perempuannya yaitu Veronica dan Guendalina juga saat ini berprofesi sebagai atlet bola voli. Paman Buffon sendiri yaitu Angelo Masocco juga berprofesi sebagai atlet bola basket. Salah satu kiper legendaris Italia yaitu Lorenzo Buffon juga masih ada hubungan darah dengan kakek Gianluigi Buffon.

Saat ini Buffon bertunangan dengan model Ceko Alena Šeredová. Pasangan ini telah memiliki dua anak yaitu Louis Thomas (lahir 28 December 2007) dan David Lee (lahir 31 October 2009). Anak pertama Buffon dinamai "Thomas" dengan mengambil basis dari Thomas Nkono, yang merupakan kiper idola Buffon sewaktu masih kecil. Buffon berteman baik dengan beberapa pesepakbola diantaranya Alessandro Del Piero dan Pavel Nedved.

Buffon memulai karirnya melalui akademi sepak bola muda di klub AC Parma pada tahun 1991 di usia 15 tahun. Ia kemudian lulus dari tim junior pada tahun 1995 pada usia 19 tahun. Buffon kemudian memulai debut Serie A saat Parma melawan AC Milan pada 19 November 1995, dan dalam pertandingan ini Parma berhasil menahan imbang Milan dengan skor 0-0. Buffon lantas diberikan kesempatan bermain lagi selama delapan kali, dan baru resmi menjadi kiper utama Parma pada 1996, ketika saat itu ia ditangani oleh pelatih kiper legendaris Louie P. Di Parma sendiri, Buffon kemudian melahap lebih dari 200 pertandingan, dan pada musim keempatnya di 1998-1999, ia berhasil mengantar Parma menjadi juara Piala UEFA serta Coppa Italia.

Musim 2000-01 merupakan musim terakhir Buffon di Parma. Saat itu gosip yang berkembang ia akan diambil oleh tim-tim besar dari luar Italia. Di Italia sendiri ia juga sempat digosipkan akan dibeli oleh juara bertahan AS Roma. Namun kabar ini kemudian dibantah oleh pihak Roma dan mereka kemudian membeli Ivan Pelizzoli dari Atalanta. Buffon sendiri santai menanggapi gosip ini, dan ia berujar bahwa:

“     Saya rasa, Roma bukanlah tempat yang baik bagi saya untuk mengembangkan karier. Mereka memang juara tapi keuangan mereka tipis sehingga kemungkinan akan membuat saya berjuang sendirian sebagai salah satu bintang di sana bersama Francesco Totti.     ”

Klub asal Turin, Juventus kemudian bergerak cepat dengan membelinya satu paket bersama Lilian Thuram. Harga transfer Buffon sendiri saat itu adalah £32,6 juta yang sekaligus menobatkannya sebagai kiper termahal dunia. Sebagai bagian dari transfernya, Juventus kemudian memberikan Jonathan Bachini untuk Parma.

Gianluigi Buffon menjadi salah satu pemain yang didatangkan Juventus di musim 2001-02 bersama rekan setimnya di Parma yaitu Lilian Thuram dan gelandang SS Lazio Pavel Nedved. Juventus sendiri berhasil mendapatkan uang segar usai menjual bintang mereka Zinedine Zidane ke Real Madrid. Juventus juga kemudian mendatangkan Marcello Lippi kembali sebagai pelatih usai memecat Carlo Ancelotti yang dinilai gagal mengantar Juve juara Serie A sekalipun dibekali dengan pemain-pemain bintang.

Pada musim pertamanya dengan Juventus, Buffon menjadi kiper utama langganan starting eleven dimana ia tampil dalam 45 pertandingan resmi. Buffon lantas berhasil mengantar Juve juara Serie A melalui aksi heroik di pertandingan terakhir ketika klubnya berhasil menang dan di tempat lain Inter Milan yang tampil sebagai pemimpin klasemen sampai pekan ke-33 kalah. Kemudian di musim 2002-03, Buffon tampil dalam 47 pertandingan resmi dan sekali lagi mengantar Juventus menjuarai Serie A. Ia juga kemudian berhasil mengantar Juve menembus final Liga Champions yang digelar di Stadion Old Trafford, Inggris. Sayangnya Juve saat itu kalah dari rival senegaranya, AC Milan dalam adu penalti. Atas prestasinya tersebut, pada tahun 2003, Buffon kemudian dianugerahi penghargaan UEFA Most Valuable Player dan gelar sebagai Kiper Terbaik Dunia.

Musim 2003-04, Buffon tampil dalam 38 pertandingan, meskipun Juventus saat itu gagal menjuarai Serie A. Ia lantas mendapatkan penghargaan lain yaitu masuk dalam Daftar 125 Pesepakbola Aktif Terbaik versi legenda sepakbola Brasil, Pele. Penghargaan ini ia dapatkan pada awal tahun 2004. Kemudian di musim 2004-05, Buffon kembali tampil sebagai salah satu bintang yang mengantarkan Juventus juara Serie A dibawah asuhan Fabio Capello.

Agustus 2005, Buffon sempat mengalami kecelakaan saat menghadapi AC Milan dalam ajang pra musim Luigi Berlusconi Trophy. Ia bertabrakan di lapangan dengan gelandang Milan, Kaka saat mengejar bola lepas dan kemudian divonis menderita cedera dislokasi bahu dan harus segera di operasi. Khawatir dianggap "perusak tim" oleh supporter Juventus, AC Milan kemudian berbaik hati meminjamkan kiper mereka yaitu Christian Abbiati sebagai pengganti sementara sampai operasi Buffon berhasil dan pulih. Buffon lantas kembali bermain bersama Juve pada November 2005, tetapi tak lama kemudian ia mengalami cedera kembali dan baru bisa tampil penuh di bulan Januari. Meskipun begitu, duet Abbiati dan Buffon yang tampil bergantian berhasil mengantar Juventus menjuarai Serie A untuk ke 29 kalinya sepanjang sejarah klub.

Pada tanggal 12 Mei 2006, Buffon, bersama dengan tim Juventus dan sesama kiper Antonio Chimenti dan beberapa pemain lainnya divonus terlibat dalam sebuah judi ilegal dalam pertandingan antara Juventus melawan Parma. Ia lantas membela diri di hadapan pengadilan dan ia mengakui bahwa ia sering terlibat dalam perjudian, tetapi tidak pernah sekalipun ia berjudi atas nama tim (dalam hal ini Juventus). Melihat pengakuannya soal judi, spekulasi mulai merebak di Italia bahwa bisa saja Buffon tergusur dari posisinya sebagai kiper utama timnas Italia di Piala Dunia 2006, namun kemudian gosip itu pudar dan pada 15 Mei diumumkan secara resmi bahwa Buffon akan menjadi kiper utama timnas Italia di PD 2006. Selanjutnya seluruh pemain Juventus kemudian dibebaskan dari tuduhan judi ilegal pada 27 Juni 2007 atau setahun usai kasus ini dipersidangkan.

Usai diumumkan sebagai kiper di PD 2006, Buffon kemudian menghadapi masalah baru. Klubnya yaitu Juventus didakwa telah terlibat dalam skandal Calciopoli, dan sebagai akibatnya, Juventus terpaksa melepas dua gelar Serie A di 2004-05 dan 2005-06 serta terkena hukuman turun ke Serie B.Desas-desus lain kemudian muncul bahwa Buffon akan dilepas oleh Juventus untuk menghemat biaya. Beberapa klub yang tertarik saat itu diantaranya adalah Manchester United, AC Milan, dan Real Madrid. Namun kemudian manajemen Juventus memutuskan untuk tidak menjual Buffon, dan Buffon sendiri menerima hukuman yang diberikan pada Juventus apa adanya. Ia lantas menambahkan bahwa Serie B adalah sebuah divisi yang belum pernah Juventus menangi, dan akan sangat menyenangkan jika Juve bisa menjuarainya.

April 2007, wakil presiden Milan Adriano Galliani menyatakan bahwa Buffon telah setuju untuk dikontrak Milan menggantikan Dida. Hal ini kemudian dibantah oleh Buffon, yang menyatakan bahwa ia tidak pernah dihubungi oleh pihak Milan.

Usai Juventus memenangkan Serie B dan kembali ke Serie A pada musim 2007-08, Buffon kemudian setuju untuk memperpanjang kontrak dengan klubnya tersebut sampai musim 2012. Buffon kembali menjadi bintang Juve saat mengantar klub tersebut menempati peringkat tiga Serie A 2007-08 dan mendapat jatah kualifikasi Liga Champions pada tahun kembalinya Juve ke Serie A. Musim 2008-09, Buffon kemudian didera beberapa cedera, diantaranya cedera punggung dan cedera otot. Dari bulan September 2008 sampai Januari 2009, kiper pengganti Buffon yaitu Alexander Manninger secara meyakinkan tampil luar biasa dan mendapat banyak pujian. Manninger kemudian lebih banyak dipakai oleh pelatih Claudio Ranieri ketimbang Buffon sekalipun Buffon telah pulih 100%. Buffon juga sempat kesal dan sedih saat ia digantikan oleh Manninger saat melawan Lecce dan Atalanta. Rumor berkembang Buffon mulai muak dan bosan dengan Juventus. Buffon pun mengakui bahwa ia sempat marah dan kesal, tetapi baginya tidak ada jalan lain ketimbang menerima keputusan pelatih. Buffon pun akhirnya memilih untuk kembali memperpanjang kontrak sampai akhir 2013, dan mengisyaratkan bahwa dirinya ingin pensiun bersama Juventus.

Musim 2011-12, Buffon tampil luar biasa sepanjang musim lewat beberapa penyelamatan gemilang. Diantaranya saat menghadang tendangan penalti dari Francesco Totti dan yang kontroversial yaitu menghalau sundulan Muntari.Buffon kembali berhasil mengantarkan Juventus meraih Scudetto di bawah asuhan pelatih Antonio Conte.

Gianluigi Buffon memulai debutnya untuk tim nasional sepak bola Italia pada 29 Oktober 1997 dalam usia 19 tahun sebagai pengganti Gianluca Pagliuca yang cedera saat akan menghadapi play off Piala Dunia 1998 melawan tim nasional sepak bola Rusia. Ia kemudian masuk dalam 23 pemain yang bermain di Piala Dunia 1998 tetapi ia tidak mendapatkan kesempatan bermain sekalipun. Buffon juga termasuk anggota tim Italia dalam Olimpiade Atlanta 1996, Piala Dunia 2002, dan Euro 2004. Buffon juga sebenarnya menjadi pilihan utama Dino Zoff dalam Piala Eropa 2000, tetapi hanya delapan hari menjelang turnamen di mulai tangannya patah dan ia digantikan oleh Francesco Toldo.

Selama putaran final Piala Dunia 2006 di Jerman, Buffon tampil dalam form yang luar biasa karena ia hanya kebobolan dua gol dan mencatat lima kali clean sheet. Catatan lain Buffon di PD 2006 adalah ia tidak kebobolan selama 453 menit. Dua gol yang bersarang ke gawang Buffon adalah saat terjadinya gol bunuh diri Cristian Zaccardo saat melawan tim nasional sepak bola Amerika Serikat dan gol penalti di final dari Zinedine Zidane (tim nasional sepak bola Perancis). Buffon juga menjadi pahlawan dalam pertandingan final PD 2006 tepatnya ketika berlangsungnya adu penalti usai Perancis menahan imbang Italia 1-1. Buffon berhasil menahan tendangan David Trezeguet dan dengan penalti dari Fabio Grosso, akhirnya Italia berhasil menjadi juara dunia 2006. Dari prestasinya tersebut, Buffon kemudian mendapat anugerah Penghargaan Lev Yashin karena tampil luar biasa selama tahun 2005-2006.

Pada Euro 2008, Gianluigi Buffon mendapatkan kesempatan tampil sebagai kapten timnas usai Fabio Cannavaro mundur dari turnamen akibat cedera. Di pertandingan penyisihan grup melawan tim nasional sepak bola Rumania pada 13 Juni, Buffon berhasil menyelamatkan tendangan penalti dari Adrian Mutu dan pertandingan berakhir dengan skor 1-1. Buffon lantas tampil luar biasa saat melawan Perancis di pertandingan terakhir grup, namun sayangnya penampilan luar biasa Buffon tersebut harus berakhir ketika melawan tim nasional sepak bola Spanyol di perempat final 9 hari kemudian, karena Italia dipaksa menyerah 4-2 lewat adu penalti, dan Buffon hanya bisa menangkis satu tendangan penalti dari Spanyol.

14 Juni 2010 di Piala Dunia 2010, Buffon diganti di babak pertama usai Italia bermain imbang dengan tim nasional sepak bola Paraguay di Grup F.Alasan digantinya Buffon adalah karena cedera urat syarafnya kambuh dan kemudian sampai Italia tereliminasi dari PD 2010, Buffon tidak pernah dimainkan lagi.

Setelah pensiunnya Fabio Cannavaro dari Timnas, Buffon menjadi kapten (sepak bola) baru tim nasional. Pada tanggal 9 Februari 2011, setelah pulih dari cedera punggung, Buffon memainkan pertandingan pertamanya sebagai kapten resmi di pertandingan persahabatan melawan Jerman yang digelar di Dortmund.

Pada Euro 2012 Buffon bertindak sebagai kapten selama keseluruhan turnamen. Dia terus tanpa kebobolan, ketika melawan Irlandia di pertandingan ketiga babak grup, dan melawan Inggris, menyelamatkan penalti penting dari Ashley Cole dalam adu penalti di perempatfinal. Pada laga semifinal melawan Jerman, Buffon membuat beberapa penyelamatan penting, hanya dikalahkan dengan hukuman penalti oleh Mesut Özil di menit 92. Italia memenangkan pertandingan 2-1 dan melaju ke Final melawan Juara bertahan Spanyol, Di final Spanyol mengalahkan Italia 4-0.

Gianluigi Buffon memiliki sebuah usaha restoran yang terletak di kota Pistoia dan sebuah sauna yang bernama "La Romanina" di Ronchi (MS).

Buffon juga sering berolahraga bersepeda bersama tunangannya. Ketika musim Serie A sedang libur, Buffon bersama Alena Šeredová sering menghabiskan waktu mengunjungi dan mengelilingi beberapa kota di Italia dengan bersepeda.

Buffon juga menjadi bintang iklan dari perusahaan poker online bernama PokerStars, diperkirakan setiap tahunnya Buffon menerima keuntungan sebesar 1 juta Euro dari kontrak yang pertama kali ia tandatangani pada tahun 2009. Sebelumnya bintang AS Roma, Francesco Totti juga sempat menjadi bintang iklan promosional dari situs permainan poker online ini pada tahun 2001.

09 September 2014

Frederic Kanoute

Frédéric Oumar Kanouté ,lahir di Sainte-Foy-lès-Lyon, 2 September 1977 adalah pemain sepak bola Mali yang bermain untuk Sevilla. Frédéric Kanouté dinobatkan menjadi Pemain Terbaik Afrika pada tahun 2007 dan merupakan pemain pertama yang menerima penghargaan yang dilahirkan di luar Afrika. Frédéric Kanouté menyumbangkan uang $700.000 untuk membeli Mesjid yang akan di bongkar di Spanyol, disebabkan penurunan jumlah pemeluk Islam.

Frédéric Kanouté menikah dengan Fatima dan telah dikaruniai dua orang anak, Ibrahim dan Imam. Kanouté juga telah merasakan gelar Piala UEFA 2007 dan 2007, Piala Super Eropa 2007, Copa del Rey 2007, dan Piala Super Spanyol 2007

Pemain terbaik afrika tahun 2007.

08 September 2014

Benni McCarthy

Benni McCarthy ,lahir 12 November 1977 adalah seorang pemain sepak bola berkebangsaan Afrika Selatan yang kini bermain untuk klub Blackburn Rovers. Dia pernah bermain di klub utamanya seperti Seven Stars, Ajax, Celta Vigo, dan FC Porto.

Di timnas Afrika Selatan, dia bermain 76 kali dan mencetak 31 gol.

Hidetoshi Nakata

Hidetoshi Nakata ,lahir di Kofu, Prefektur Yamanashi, Jepang, 22 Januari 1977 adalah mantan pemain sepak bola asal Jepang. Nakata adalah salah satu pemain Asia yang paling terkenal pada masanya dan merupakan salah satu pesepak bola terbaik Asia. Bermain sebagai gelandang, karier profesionalnya sepanjang 11 tahun membawanya bermain di Jepang, Italia dan Inggris serta tiga kali memperkuat tim nasional Jepang dalam Piala Dunia 1998, 2002, serta 2006.

Nakata memulai karier profesional bersama Bellmare Hiratsuka (kini Shonan Bellmare) di J. Leaguepada usia 18 tahun pada tahun 1995. Dua tahun kemudian pada Mei 1997 ia memainkan pertandingan internasional pertamanya saat Jepang berhadapan dengan Korea Selatan. Nakata berperan besar dalam membawa tim Jepang lolos ke Piala Dunia 1998. Dalam babak play-off kualifikasi melawan Iran, Nakata memberikan dua assist dari tiga gol yang meloloskan Jepang ke Piala Dunia Perancis 1998. Pada tahun 1997 dan 1998 ia terpilih sebagai Pemain Terbaik AFC.

Setelah Piala Dunia di Perancis, ia pindah ke Perugia di Serie A (Italia). Di sana ia bertahan dua musim hingga kemudian ia pindah ke Roma, yang ia bantu menjuarai liga melalui sumbangan dua golnya pada menit-menit akhir saat Roma bermain seri 2-2 melawan Juventus. Nakata juga membantu Jepang mencapai final Piala Konfederasi 2001 namun ia meninggalkan Jepang sebelum babak final karena harus memperkuat Roma pada pertandingan liga.

Tahun 2001, ia bergabung ke Parma dan bermain di sana selama dua setengah musim. Nakata bermain dalam seluruh pertandingan Jepang pada Piala Dunia 2002. Ia mencetak satu gol melawan Tunisia dalam turnamen tersebut.

Pada Januari 2004, Nakata bergabung dengan Bologna, yang ia perkuat selama sisa musim 2003/04 sebelum kemudian pindah ke Fiorentina. Semusim di Fiorentina, Nakata lalu pindah ke Bolton Wanderers di Liga Utama Inggris sebagai pemain pinjaman.

Pada 3 Juli 2006, setelah Jepang tersingkir dari Piala Dunia 2006, Nakata mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional serta dunia sepak bola profesional. Dalam situs web pribadinya, ia berkata bahwa:

Saya telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari dunia sepak bola internasional.... setelah Piala Dunia di Jerman... Saya tak akan lagi berdiri di atas lapangan sebagai pemain profesional... namun hal tersebut tak akan membuat saya berhenti bermain sepak bola.

Jesper Gronkjær

Jesper Grønkjær ,lahir 12 Agustus 1977 merupakan seorang pemain sepak bola berkebangsaan Denmark. Dia pernah bermain di klub utamanya seperti AaB, Ajax, Chelsea, Birmingham City, Atlético Madrid, VfB Stuttgart dan F.C. Copenhagen.

Di timnas Denmark, dia bermain 80 kali dan mencetak 5 gol.

Fredrik Ljungberg

Karl Fredrik "Freddie" Ljungberg, lahir di Vittsjo, Hässleholm, 16 April 1977 adalah seorang pemain sepak bola Mantan Asal Swedia. Ia terakhir Kali Bermain untuk klub Shimizu S-Pulse bahasa Dari Bulan September 2011 hingga Bulan Februari 2012 Ia juga pernah Bermain untuk Halmstads BK, Arsenal, West Ham United, Seattle Sounders FC, ​​Chicago Fire, Dan Celtic.

SAAT Masih Aktif Bermain, Ljungberg ordinary Bermain iB Posisi gelandang Sayap. Ia merupakan Kapten tim sepak Bahasa Dari pendidikan nasional bola Swedia Wire color Kawat warna Artikel Baru pengundurannya dirinya bahasa Dari timnas seusai Euro 2008.

IB 24 Agustus 2012 Ljungberg mengumumkan bahwa dirinya Pensiun bahasa Dari sepak bola profesional, Penghasilan kena pajak Enam Bulan regular tidak mendapatkan klub.


Denilson

Denilson de Oliveira lahir 24 Agustus 1977, hanya dikenal sebagai Denilson, adalah pensiunan pemain sepak bola Brasil yang bermain sebagai pemain sayap kiri.

Dalam karir profesional 16 tahun ia bermain terutama dengan São Paulo dan Real Betis - menjadi pemain termahal di dunia ketika ia menandatangani untuk yang kedua pada tahun 1998 - tetapi juga muncul untuk tim di lima negara lain.

Denilson naik lebih dari 60 caps untuk Brasil, membuat debut penuh sebelum ulang tahunnya yang ke-20 dan mewakili bangsa dalam enam turnamen internasional, termasuk dua Piala Dunia (pemenang edisi 2002).

Lahir di Diadema, São Paulo, Denilson membuat debut seniornya dengan lokal São Paulo FC pada usia hanya 17, tampil dengan tim di tahun 1994 Copa CONMEBOL dan memenangkan turnamen.

Pada tahun 1998, ia memecahkan biaya transfer rekor dunia ketika Real Betis membayar £ 21.500.000 untuk jasanya. Dia membuat debut La Liga pada tanggal 29 Agustus di 0-0 imbang melawan Deportivo Alaves, dan selesai musim pertamanya dengan 35 pertandingan dan dua gol saat timnya peringkat di posisi 11; tim Andalusia diasingkan ke Segunda División pada tahun 2000.

Denilson menghabiskan beberapa bulan kembali di negaranya dengan Clube de Regatas do Flamengo, pinjaman, namun kembali pada bulan Januari 2001 menjadi unit ofensif produktif bagi Betis karena mencapai promosi kembali (21 pertandingan, satu gol). Dia terus sering dimainkan dalam kampanye atas penerbangan berikutnya, tetapi lebih sering daripada tidak sebagai pemain pengganti.

Pada 2004-05 Betis finis di posisi keempat dan lolos ke Liga Champions, juga menambah musim Copa del Rey, tapi Denilson hanya pemain pinggiran sekarang, mulai hanya dalam tiga pertandingan hanya dalam 290 menit bermain.

Pada tahun 2005 off-season, Denilson dijual ke klub Prancis FC Girondins de Bordeaux untuk jumlah yang tidak diungkapkan, empat tahun sebelum kontrak Betis nya akan berakhir. Di musim hanya di Ligue 1 ia muncul secara teratur sebagai Les Girondins finis di posisi kedua, meskipun membuntuti juara akhirnya Olympique Lyonnais dengan 15 poin.

Sebagai tim gagal untuk mencocokkan tuntutan upah Denilson, ia meninggalkan dan ditandatangani untuk Arab Saudi Al Nassr FC. Setelah hanya beberapa bulan, pada tanggal 24 Agustus 2007, ia bergabung dengan FC Dallas dari Major League Soccer, menjadi pemain tim yang ditunjuk.

Pada tanggal 1 September Denilson membuat debut liga, masuk di menit ke-55 melawan DC United. Minggu berikutnya ia membuat MLS pertamanya mulai, melawan Toronto FC di Pizza Hut Park, mencetak gol dari titik penalti di menit ke-36 dari kemenangan 2-0 akhirnya.

Setelah hanya satu gol dan tidak ada assist, Denilson dikeluarkan dari skuad Dallas 'untuk penampilan mereka di final Piala AS Terbuka, memunculkan pertanyaan apakah ia akan tetap bersama klub setelah musim (meskipun peraturan Terbuka Piala diperbolehkan tidak lebih dari lima pemain asing pada daftar game-hari). Selanjutnya menimbulkan spekulasi, pelatih kepala Steve Morrow mengatakan pemain akan perlu untuk "mendapatkan tempat di lineup awal seperti orang lain"; Kiper Darío Sala menambahkan tim sedang mengalami masalah menyesuaikan diri dengan perubahan dalam skema untuk mengakomodasi Denilson.

 Pada akhir musim, FC Dallas memutuskan untuk tidak mengambil opsi pada Denilson, namun menyatakan keinginan mereka untuk mengundurkan diri pemain sayap dengan gaji yang lebih rendah. [8] Pada bulan Februari 2008 ia menandatangani kontrak berbasis kinerja satu tahun dengan Sociedade Esportiva Palmeiras, berharap struktur klub dan pelatih berpengalaman Vanderlei Luxemburgo akan membantunya pulih sepak bola terbaik. Dia tidak mampu membuat skuad awal, menghabiskan sebagian besar musim sebagai pilihan bangku; Namun, ia membantu O Verdão ke São Paulo Negara Championship dan dermaga Copa Libertadores setelah tempat keempat di Série A.

Pada tanggal 6 Januari 2009, Denilson dibawa ke pengadilan oleh klub Liga Premier Bolton Wanderers dengan kesempatan untuk menandatangani kontrak sampai akhir kampanye Ia menyatakan:. "Aku ingin bermain di Eropa, tapi saya tidak dalam .. terburu-buru saya telah menerima proposal dari Inggris, Yunani, Turki dan Jerman saya belajar mereka ", lebih lanjut menambahkan:" saya mengerti bahwa ini adalah waktu untuk kembali ke sepakbola Eropa, tapi jika saya tidak yakin dengan tawaran apapun saya berharap untuk terus di Brazil, di mana ada juga klub tertarik pada saya ";. akhirnya, tidak ada yang datang dari itu

Setelah mengakhiri kontraknya dengan Palmeiras, Denilson 31 tahun menandatangani kontrak tiga bulan dengan Itumbiara Esporte Clube. Tanggal 2 Juni 2009 ia menulis sebuah kesepakatan enam bulan dengan klub Vietnam Hai Phong FC untuk US $ 5,5 juta, yang membuatnya pemain bayaran tertinggi V.League 1 dalam sejarah, ia melakukan debut pada 21 melawan Hoàng Anh Gia Lai FC, ​​mencetak gol melalui tendangan bebas hanya dua menit ke dalam permainan, tapi meninggalkan setelah hanya tiga minggu dengan tim, dengan hanya itu penampilan tunggal untuk kreditnya karena cedera.

Pada bulan Januari 2010, Denilson menandatangani kontrak dua tahun dengan FC Kavala di Yunani. Ia dibebaskan pada tanggal 16 April, tanpa permainan yang dimainkan.

Denilson melakukan debut untuk Brasil pada bulan November 1996 pada usia 19, melawan Kamerun. Dia dipanggil untuk skuad yang berlaga di Piala Dunia FIFA 1998, muncul di semua game untuk akhirnya runner-up; tahun sebelumnya, ia juga terpilih untuk tahun 1997 Copa América dan Piala Konfederasi FIFA 1997, memenangkan kedua turnamen dan sebanyak 10 penampilan (dua gol).

Denilson dijemput oleh manajer Luiz Felipe Scolari untuk skuadnya Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan: selalu sebagai pemain pengganti, ia bermain dalam lima pertandingan sebagai Selecao memenangkan Piala Dunia kelima, muncul satu menit di final melawan Jerman.

Setelah Carlos Alberto Parreira kembali untuk mantra ketiga sebagai bos tim nasional, Denilson tidak dipanggil lagi. Ia memperoleh total 61 caps.
 

Blog Archive

My Ping in TotalPing.com
SEO Reports for toplayer-soccer.blogspot.com